Sore ini aku bertemu dengan seorang mahasiswa Ngawi yang hampir diwisuda jadi Sarjana Sains di Unair. Dalam hujan deras di emperan toko buku Petra Togamas, dia bercerita tentang cita-citanya untuk bisa membuat tempat seperti Petra Togamas ini di Ngawi. Tempat banyak buku dipajang, tapi untuk dibaca gratis oleh para pelajar dan warga Ngawi yang ingin membacanya. Sambil membaca buku bisa duduk di tempat yang nyaman seperti di kafe Togamas, sambil minum teh atau kopi. Tetapi minuman dan makanannya lebih enak (pisang goreng hangat, teh tubruk panas, kopi jawa panas) dan tidak semahal di Togamas.Untuk buku-buku terbaru dan tertentu saja nanti yang dijual. Sebagian besar buku akan didapatkan dari donatur dan dipajang untuk dibaca secara gratis.
Ia ingin bekerjasama dengan organisasi mahasiswa Ngawi yang tersebar di berbagai kota besar di Jawa. Ia ingin agar ada tempat permanen di Ngawi tempat para pelajar SMA/SMK Ngawi berburu informasi dan bertukar pengalaman dengan kakak-kakaknya yang sudah kuliah di berbagai kota besar di Jawa. karena banyak sekali mahasiswa dari Ngawi yang telah sukses di berbagai kota di Indonesia, tetapi karena kesibukannya tidak sempat kembali ke Ngawi. Jadi kondisi Ngawi tetap saja mengenaskan, kabupaten termiskin nomor 2 di Jawa Timur (BPS, 2004).
Ia sadar butuh biaya tidak sedikit untuk melakukannya. Sebagai awalan, harus ada unit usaha yang berjalan sebagai perintis. Dan sore ini dia hanya memberikan satu pertanyaan untukku,”mungkinkah ini bisa tercapai?”. Dan aku hanya bisa menjawab,”sangat mungkin, asal kamu mau live in di Ngawi”. Syarat yang berat untuknya, karena ia sudah tidak punya rumah di Ngawi, orang tuanya sudah pindah dari Ngawi. Ia juga masih harus menyelesaikan sebuah proyek yang sedang berjalan di Surabaya.
Ia bukan orang Ngawi asli, dan kelak pun akan kembali ke kampung halamannya, sebuah pulau kecil di selatan Filipina. Tetapi masa remajanya dihabiskan di Ngawi, lalu kuliah di Surabaya. Meski tidak tinggal di Ngawi nanti, ia hanya ingin meninggalkan sebuah kenangan yang bermanfaat di Ngawi, untuk pendidikan Ngawi lebih baik. Lalu, bagaimana dengan Anda para mahasiswa Ngawi?
February 28, 2010 at 09:39 |
Kapan digerakkan di Ngawi kak?
Be a Life Changer. Ganbatte!
March 2, 2010 at 01:52 |
paling tidak satu syarat sudah kupenuhi, live in ngawi! he..he..
March 7, 2010 at 01:41 |
bagus…
March 7, 2010 at 16:23 |
sip3…. mau segera diwujudkan?
March 7, 2010 at 17:36 |
dia masih berusaha untuk mewujudkannya. ditunggu saja..
March 18, 2010 at 05:46 |
Mb.hap2,lost ur number,again.. Msh ingat pmbicaraan qt ttg FORSMAWI CENTER?